Bagaimana Mengetahui Tanda Kehamilan Akurat Tanpa Testpack?

Tanda-tanda awal kehamilan bagi para wanita seringkali dibuat bingung karenanya. Ada beberapa tanda awal kehamilan yang bisa dijadikan petunjuk bahwa dirinya memang hamil. Selain jadwal menstruasi yang telat, beberapa tanda awal kehamilan lain dapat dijadikan pertanda jika seorang perempuan sedang hamil, seperti dikutip dari Babycenter, silahkan Anda simak.

tes kehamilan
•    Telatnya jadwal menstruasi
Jika periode menstruasinya teratur, maka seseorang akan melakukan tes kehamilan sebelum tanda yang lain muncul. Tapi jika periodenya tidak teratur, maka salah satu gejala bisa menjadi petunjuk bahwa Anda akan telat mendapatkan periode menstruasi.

•    Muncul flek dan kram
Saat Anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan.

•    Payudara membengkak dan empuk
Salah satu tanda kehamilan adalah payudara menjadi sensitif dan sedikit sakit akibat meningkatnya kadar hormon. Rasa sakit yang dialaminya biasanya lebih sakit dibandingkan saat mengalami menstruasi. Ketidaknyamanan ini akan berkurang secara signifikan setelah trimester pertama karena tubuh sudah bisa menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.

•    Cepat merasa lelah
Orang yang hamil di trimester pertama seringkali merasa lelah secara tiba-tiba, mungkin diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron secara cepat. Tapi perempuan hamil akan merasa lebih energik setelah mencapai trimester kedua.

•    Ada sedikit pendarahan
Beberapa perempuan mengalami sedikit pendarahan di vagina sekitar 11-12 hari setelah berhubungan. Pendarahan ini disebabkan oleh sel telur yang dibuahi memasuki lapisan rahim. Pendarahan yang terjadi sangat ringan seperti muncul sebagai bercak darah, merah muda atau hanya bercak noda berwarna coklat kemerahan.

•    Mengalami mual dan muntah
Perempuan yang mengalami mual dan muntah di pagi hari biasanya dialami setelah 1 bulan melakukan hubungan suami istri. Tapi bagi perempuan yang hamil rasa mual dan muntah ini tidak hanya terjadi di pagi hari tapi juga masalah di siang dan malam hari.

•    Tidak ada nafsu makan (berkurang)
Mungkin ada hubungannya dengan mual-mual di atas.

•    Meningkatnya kepekaan terhadap bau-bauan
Terkadang perempuan hamil merasa jijik dengan bau tertentu seperti kopi, parfum atau bau makanan yang sebelumnya sangat disenangi oleh perempuan tersebut. Reaksi ini dapat memicu refleks muntah.

•    Perut kembung
Perubahan hormon yang terjadi saat awal kehamilan dapat membuat perut seseorag terasa kembung, mirip seperti saat perempuan sebelum periode menstruasinya datang.

•    Sering buang air kecil
Perempuan hamil sering buang air kecil sepanjang waktu, karena jumlah darah dan cairan selama hamil meningkat sehingga mengakibatkan adanya cairan tambahan yang diproses oleh ginjal dan kandung kemih.

•    Suhu basal tubuh tetap tinggi
Suhu basal tubuh adalah suhu yang diukur pada pagi hari saat masih di tempat tidur dan belum melakukan kegiatan apapun. Untuk mengukurnya bisa menggunakan termometer yang diletakkan di bawah lidah. Jika suhu basal tubuh tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut ada kemungkinan Anda hamil.

•    Sembelit/buang air besar menjadi sulit dan tidak lancar
Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.

•    Insomnia
Beberapa kasus, biasanya ibu hamil mengalami sulit tidur.

•    Rahim dan perut membesar
Umumnya, dimulai pada usia kehamilan 8-12 minggu.

•    Flu/batuk/pusing-pusing/migraen
Jangan terburu-buru untuk menelan obat. Lakukan treatmen secara alami terlebih dahulu. Bisa jadi pula hal tersebut terjadi karena turunnya daya tahan tubuh saat hamil.

 

 

Mengapa kita masih belum hamil juga saat ini?

Berikut ini berbagai masalah yang menyebabkan sampai saat ini kita belum bisa hamil:

1.  Ketidakseimbangan hormon

Ketidak seimbangan hormon menyebabkan sindrom ovarium polikistik atau dikenal dengan istilah PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).  Gangguan PCOS ditandai dengan siklus haid yang kacau bahkan berhenti haid beberapa bulan.

2.  Tersumbatnya Saluran Tuba Falopi

Tersumbatnya saluran tuba falopi mengganggu penyaluran sel telur  dari ovarium ke dinding rahim.  Meskipun haid lancar jika saluran tuba tersumbat bisa mengakibatkan sulit hamil.

3.  Gangguan Sperma

Tidak hamilnya istri bisa terjadi karena sperma suami yang tidak bagus, bisa jadi sperma suami mengalami Azoospermia (tidak ada sperma yang hidup), Oligospermia (jumlah sperma kurang dari 20 juta/ml), Asthenozoospermia (pergerakan sperma rendah/lambat), Teratospermia (bentuk sperma tak normal).

4.  Kegemukan/Obesitas

Kegemukan/obesitas tidak secara langsung menurunkan tingkat kesuburan tetapi menyebabkan munculnya masalah hormon yang mengganggu poses ovulasi. Tetapi jika periode menstruasi normal 28 hari kegemukan atau obesitas mempengaruhi peluang hamil.

5. Gangguan Psikis

Kondisi psikis oleh kecemasan yang berlebihan yang menyebabkan stress mengganggu tingkat kesuburan dan dapat menghambat kehamilan.





Mengetahui Tanda Kehamilan Akurat Tanpa Testpack